Kabar gembira datang dari Merauke, Papua Selatan, terkait program pengembangan lumbung padi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Proyek lumbung padi yang membentang di lahan seluas 40 hektare di Distrik Kurik dilaporkan menunjukkan progres yang menggembirakan. Pantauan pada Sabtu, 19 April 2025, memperlihatkan tanaman padi yang tumbuh subur dan memasuki fase generatif dengan kondisi yang berprogres baik.
Inisiatif pembangunan lumbung padi skala luas ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk menjadikan Merauke sebagai salah satu sentra produksi padi utama di Indonesia bagian timur. Dengan luas lahan mencapai 40 hektare pada tahap awal ini, diharapkan lumbung padi Merauke mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan beras nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani setempat.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Merauke, Bapak Hermanus Bame, S.P., M.Si., saat meninjau langsung perkembangan lumbung padi tersebut menyatakan optimismenya terhadap hasil panen mendatang. “Kami sangat senang melihat perkembangan tanaman padi di lumbung padi Kurik ini tumbuh dengan berprogres baik. Ini adalah hasil kerja keras para petani, pendampingan dari tim ahli, serta dukungan dari pemerintah pusat dan daerah,” ujar Bapak Hermanus Bame. Beliau menambahkan bahwa berbagai upaya terus dilakukan untuk memastikan keberhasilan programnya akan berjalan baik dan membantu kemakmuran semua warga, mulai dari pemilihan bibit unggul, pengelolaan irigasi yang optimal, hingga penerapan teknologi pertanian modern.
Lebih lanjut, Bapak Hermanus Bame menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan panen raya perdana di lumbung padi seluas 40 hektare ini dapat dilakukan pada bulan Juli mendatang. Dengan potensi hasil panen yang diperkirakan mencapai 5-6 ton per hektare, diharapkan lumbung padi Merauke ini dapat menghasilkan sekitar 200-240 ton gabah kering panen. Keberhasilan lumbung padi ini diharapkan menjadi model untuk pengembangan kawasan pertanian serupa di wilayah lain di Papua Selatan. Pemerintah daerah juga terus berupaya untuk meningkatkan infrastruktur pendukung pertanian, seperti jalan usaha tani dan sarana pengolahan hasil panen, guna memaksimalkan potensi lumbung padi Merauke.