Masyarakat Papua kembali dikejutkan oleh guncangan hebat gempa bumi dengan magnitudo (M) 5.1 yang mengguncang wilayah tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Senin siang, 21 April 2025, sekitar pukul 18.45 WIT (atau pukul 10.45 BST), hanya berselang beberapa jam setelah gempa dengan kekuatan yang sama mengguncang wilayah yang tidak terlalu jauh. Guncangan hebat kali ini kembali memicu kepanikan di kalangan warga, yang sebagian besar masih trauma dengan gempa sebelumnya.
Menurut catatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Jayapura, pusat gempa kali ini berada di darat, sekitar 28 kilometer barat daya Kota Jayapura, dengan kedalaman 12 kilometer. Meskipun pusat gempa relatif dekat dengan gempa sebelumnya, namun guncangan hebat yang dirasakan oleh masyarakat terasa cukup berbeda intensitasnya di beberapa wilayah. Laporan awal menyebutkan bahwa guncangan terasa lebih kuat dan berlangsung lebih lama dibandingkan gempa sebelumnya, terutama di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.
Warga panik dan kembali berhamburan keluar rumah saat merasakan guncangan hebat yang tiba-tiba. Beberapa warga yang masih berada di pengungsian akibat gempa sebelumnya semakin merasa cemas dan khawatir akan adanya gempa susulan yang lebih besar. Sirene peringatan dini kembali diaktifkan di beberapa area sebagai langkah antisipasi. Pihak BPBD Provinsi Papua kembali melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak kerusakan akibat guncangan hebat ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Papua, Bapak Nikolas Wenda, S.Sos., M.Si., kembali memberikan keterangan terkait gempa susulan ini. “Kami kembali merasakan guncangan hebat gempa bumi dengan magnitudo 5.1. Tim kami di lapangan sedang melakukan assessment ulang untuk memastikan tidak ada kerusakan baru akibat gempa kali ini. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang namun selalu waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta arahan dari petugas di lapangan,” ujarnya melalui sambungan telepon pada Senin sore. Rangkaian gempa yang terjadi dalam waktu singkat ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Papua, dan pihak berwenang terus berupaya memberikan informasi dan bantuan yang dibutuhkan.