Sebuah insiden baku tembak yang mengerikan dilaporkan terjadi di wilayah Enga, Papua Nugini, pada Kamis, 17 April 2025, yang mengakibatkan puluhan nyawa melayang. Peristiwa tragis ini diduga melibatkan bentrokan antar kelompok suku dan menjadi salah satu insiden baku tembak dengan korban jiwa terbanyak dalam beberapa tahun terakhir di negara tetangga tersebut. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan sangat mencekam dan pihak berwenang setempat tengah berupaya keras untuk mengendalikan keadaan.
Informasi awal yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa insiden ini terjadi di sebuah area terpencil di Provinsi Enga. Bentrokan bersenjata ini diduga dipicu oleh sengketa lahan atau persaingan antar kelompok suku yang telah berlangsung lama. Puluhan orang dilaporkan tewas akibat insiden ini, dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Jumlah korban jiwa diperkirakan masih bisa bertambah mengingat sulitnya akses ke lokasi kejadian dan minimnya informasi yang dapat diperoleh saat ini.
Pihak kepolisian Papua Nugini telah mengkonfirmasi terjadinya insiden baku tembak tersebut dan menyatakan sedang mengerahkan personel tambahan ke wilayah Enga untuk mengamankan situasi dan melakukan investigasi lebih lanjut. Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, melalui pernyataan resminya menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan mengecam keras tindakan kekerasan tersebut. Beliau berjanji pemerintah akan mengambil tindakan tegas untuk menindak para pelaku dan mencegah terulangnya kembali insiden baku tembak serupa di masa mendatang.
Kondisi geografis Papua Nugini yang bergunung-gunung dan sulit dijangkau menjadi kendala tersendiri bagi aparat keamanan dalam menangani konflik antar suku seperti ini. Namun, pemerintah setempat berjanji akan terus berupaya untuk mencari solusi damai dan membangun dialog antar kelompok suku guna mengakhiri lingkaran kekerasan yang telah berlangsung lama. Sementara itu, bantuan kemanusiaan juga mulai disalurkan kepada para korban selamat dan keluarga yang ditinggalkan akibat insiden baku tembak yang tragis ini. Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Port Moresby juga terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang mungkin berada di wilayah terdampak.