Guncangan Dahsyat Gempa M 5.5 Landa Papua Tengah, Warga Panik Berhamburan

Sebuah guncangan dahsyat gempa dengan magnitudo 5.5 mengguncang wilayah Papua Tengah pada hari Jumat, 2 Mei 2025, sekitar pukul 14.15 WIT. Getaran kuat yang dirasakan oleh warga di beberapa distrik dilaporkan menimbulkan kepanikan dan membuat mereka berhamburan keluar rumah. Pusat gempa bumi ini, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Jayapura, berada di koordinat 3.25 Lintang Selatan dan 136.78 Bujur Timur, dengan kedalaman 12 kilometer.

Meskipun pusat gempa dilaporkan berada di darat, getaran guncangan dahsyat gempa ini terasa cukup kuat di beberapa wilayah seperti Nabire, Timika, dan Enarotali. Laporan awal dari lapangan menyebutkan bahwa guncangan dahsyat gempa ini berlangsung selama beberapa detik dan membuat sejumlah warga panik. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Tengah segera bergerak cepat untuk melakukan pendataan terkait dampak gempa, termasuk kemungkinan adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan.

“Kami langsung berkoordinasi dengan BPBD di tingkat kabupaten untuk mengumpulkan informasi terkait dampak dari guncangan dahsyat gempa ini,” ujar Kompol Anton Widianto, Kepala Bidang Humas Polda Papua Tengah, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada sore hari yang sama. “Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa. Namun, kami terus memantau perkembangan situasi dan tim gabungan dari kepolisian dan BPBD sudah berada di lapangan untuk membantu masyarakat dan mendata kerusakan jika ada.”

Menurut analisis dari BMKG Wilayah Jayapura, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi tektonik yang disebabkan oleh aktivitas sesar lokal. Meskipun magnitudonya relatif sedang, kedalaman gempa yang dangkal dapat menyebabkan guncangan yang terasa kuat di permukaan tanah. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi terjadinya gempa susulan, meskipun hingga saat ini belum terpantau adanya aktivitas gempa susulan yang signifikan.

Gubernur Papua Tengah, Bapak Lukas Enembe, melalui siaran persnya menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas BPBD setempat. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan tim penyelamatdan bantuan logistik jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Kami prihatin dengan terjadinya guncangan dahsyat gempa ini dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan pada Jumat malam, 2 Mei 2025 pukul 20.00 WIT, petugas BPBD masih terus melakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui secara pasti dampak dari gempa bumi berkekuatan M 5.5 ini. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat.