Kecelakaan perahu motor terjadi di perairan Kampung Manggurai, Distrik Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, pada Sabtu (19/4/2025) sekitar pukul 08.00 WIT, mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia. Korban diketahui bernama Aris (35), seorang warga setempat.
Perahu motor yang dinakhodai oleh YT (30) membawa lima orang penumpang dari Kampung Manggurai menuju Kampung Maniwak. Diduga kuat, kecelakaan terjadi akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang melanda perairan Teluk Wondama pagi itu. Perahu motor oleng dan terbalik, menyebabkan para penumpang terjatuh ke laut.
Kepala Kepolisian Sektor Wasior, Iptu Subhan Efendi, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi kecelakaan perahu motor yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Empat penumpang lainnya selamat,” ujarnya. Pihak kepolisian bersama tim SAR gabungan dan masyarakat setempat segera melakukan upaya pencarian dan evakuasi setelah menerima laporan.
Korban Aris ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara itu, empat penumpang lainnya berhasil diselamatkan dan telah mendapatkan penanganan medis. Nakhoda perahu motor, YT, juga selamat dalam kejadian tersebut dan saat ini tengah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui kronologi pasti kecelakaan.
Cuaca buruk memang menjadi salah satu faktor risiko utama dalam pelayaran di wilayah Teluk Wondama. Gelombang tinggi dan angin kencang dapat datang secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan perahu motor berukuran kecil.
Tragedi ini kembali mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan laut. Selain itu, kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung dan ketaatan terhadap standar keselamatan pelayaran menjadi hal yang mutlak untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan pengawasan terhadap keselamatan transportasi laut di wilayah ini.
Pihak kepolisian dan tim SAR mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut di Teluk Wondama, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Melengkapi diri dengan alat keselamatan dan memeriksa kondisi perahu secara rutin menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.